Relawan sebagai Regenerasi Organisasi

Relawan sebagai Regenerasi Organisasi

Berbagai organisasi pasti membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang inovatif dan kreatif dalam menjalankan program kerjanya. Sehingga, manusia menjadi unsur terpenting dalam berjalannya suatu organisasi. Jika kamu pernah mengikuti organisasi, tentunya tidak hanya satu atau dua orang saja yang terlibat di dalamnya, melainkan belasan bahkan puluhan orang bergerak bersama dalam satu atap organisasi. Namun, apakah orang-orang tersebut akan selamanya berada di organisasi yang sama ataukah mengalami regenerasi organisasi?

Dalam merancang program kerja suatu organisasi, pastinya tujuan yang ingin dituju adalah memberi kebermanfaatan bagi orang sekitar. Untuk menebar kebermanfaatan tersebut, peran seorang relawan masyarakat bisa menjadi opsi dalam mencapai keberhasilan misi sosial suatu organisasi. Dengan melibatkan relawan, suatu organisasi dapat lebih dikenal oleh masyarakat dan mendapat aspirasi baru yang lebih trendy. Aspirasi tersebut lah yang dibutuhkan dalam membuat inovasi program kerja. Sehingga, regenerasi dalam organisasi dapat berjalan sebagai estafet kepengurusan dan keberlangsungan organisasi.

Ketika nantinya kamu mau tergabung menjadi relawan, tentunya kamu juga harus mengetahui apa peran dari seorang relawan itu. Singkatnya, relawan bisa dikatakan sebagai penggerak, penunjang, maupun inisiator, dalam mendukung suatu organisasi untuk merealisasikan program kerjanya. Jadi, sebelum terjun menjadi relawan, kamu harus memahami dulu berbagai hal seputar kerelawanan.

Berikut poin-poin penting yang harus kamu highlight dalam menjadi relawan yang dapat meneruskan regenerasi organisasi.

Relawan Memiliki Rasa Empati

Hal yang mendasar untuk menjadi relawan adalah mempunyai rasa empati atau kepedulian untuk terlibat secara emosional dengan dunia di sekitar. Maka, menjadi relawan itu bukan karena kemampuanmu, tetapi karena rasa kepedulianmu. Jika kamu terlibat dalam aktivitas kerelawanan, kamu akan terbiasa hidup berdampingan dengan lingkungan heterogen yang disebut sebagai Contact Theory. Hal tersebut merupakan bentuk empati yang bukan hanya menghubungkan kamu dengan orang lain, tetapi juga dapat menginspirasi kamu untuk memberi bantuan kepada orang lain atau organisasi yang membutuhkan.

Baca lebih lanjut mengenai Contact Theory di Modul Indorelawan X Indika Foundation: Empati untuk Penggerak Sosial.

Mempunyai Self-Leadership sebagai Regenerasi

Pembicaraan self-leadership bukan mengacu pada manajemen waktu, melainkan pada pengembangan diri dari setiap individu atau self-awareness. Poin penting bagi kamu yang ingin menjadi relawan, latihlah self-leadership agar kamu dapat memahami kelemahan dan kekuatan diri untuk meyakinkan kemampuan diri. Nah, self-leadership juga dapat membantu kamu untuk fokus dan disiplin dalam mengerjakan tugas sebagai relawan. Sehingga, kamu dapat berpotensi untuk meneruskan regenerasi organisasi karena kinerja kerjamu yang baik dan bertanggung jawab.

Menyinggung permasalahan manajemen waktu, kamu bisa juga baca artikel Indorelawan.org mengenai 5 Aplikasi yang Membantu Manajemen Waktu agar membantumu mengatur waktu dengan baik.

Mengenali Organisasi Relawan yang Kamu Tuju

Suatu pertanyaan yang harus kamu tanyakan sebelum menjadi relawan adalah, “Bagaimana budaya kerja pada organisasi tersebut? Apakah santai atau tegas?”. Ketika kamu telah mempertanyakan hal tersebut, maka kamu telah mengerti pentingnya budaya kerja suatu organisasi dalam menentukan arah dan tujuan organisasi. Nantinya, kamu bisa sesuaikan budaya kerja mereka dengan visi misi kamu agar kinerjamu makin efektif.

Memberi Komitmen Relawan sebagai Regenerasi Organisasi

Kalau kamu sering mengikuti aktivitas kerelawanan atau organisasi, pertanyaan tentang komitmen pasti tidak asing lagi buatmu. Relawan yang berkomitmen memiliki berbagai macam makna, seperti relawan yang bertanggung jawab terhadap tugasnya, dapat diandalkan, dan mengikuti kegiatan hingga akhir. Ingat ya, ghosting bukan sifat relawan yang baik. Kamu perlu membuat kinerja yang nyata agar dilirik menjadi regenerasi penerus organisasi selanjutnya.

Berperan Aktif ketika Melaksanakan Tugas Relawan

Berperan aktif ketika kamu menjadi relawan memiliki banyak manfaatnya. Kamu bisa makin dikenal ataupun dipercaya oleh staf organisasi yang kamu ikuti. Tetaplah selalu terhubung dan menjaga relasi untuk menjaga hubungan baikmu dengan organisasi. Hal tersebut makin memudahkan langkahmu untuk menjadi bagian dari regenerasi organisasi.

Setelah mengetahui pentingnya peran relawan sebagai regenerasi organisasi, yuk mulai perjalananmu menjadi relawan! Info seputar kerelawanan menarik bisa kamu dapatkan infonya melalui indorelawan.org loh. Yuk buruan di cek jangan sampai ketinggalan info.

Referensi:
Modul Indorelawan X Indika Foundation: Empati untuk Penggerak Sosial, Kepemimpinan Diri, dan Manajemen Relawan 101.